Tips & Panduan 7 menit membaca

Perbedaan Mobil Towing dan Mobil Derek: Apa Bedanya?

Tim Redaksi TowingID
Tayang: 20 September 2026, 23:37 WIB
Bagikan:
Perbedaan Mobil Towing dan Mobil Derek: Apa Bedanya?
Ilustrasi: Perbedaan Mobil Towing dan Mobil Derek: Apa Bedanya? (Dokumentasi TowingID)
Istilah mobil towing dan mobil derek sering dianggap sama karena keduanya digunakan untuk membantu memindahkan kendaraan yang mengalami masa...

Istilah mobil towing dan mobil derek sering dianggap sama karena keduanya digunakan untuk membantu memindahkan kendaraan yang mengalami masalah. Padahal, cara kerja dan jenis kendaraan yang ditangani bisa berbeda.

Kalau mobil mogok di jalan, kecelakaan, atau harus dipindahkan ke bengkel, memahami perbedaan mobil towing dan mobil derek penting supaya kamu bisa memilih layanan yang sesuai dengan kondisi kendaraan.

Secara sederhana, mobil towing mengangkut kendaraan di atas bagian belakang truk atau kendaraan pengangkut. Sementara itu, mobil derek umumnya menarik kendaraan dengan roda kendaraan yang diderek tetap menyentuh permukaan jalan atau menggunakan alat pengangkat tertentu.

Lalu, apa saja perbedaannya?

Apa Itu Mobil Towing?

Mobil towing adalah kendaraan yang dirancang untuk mengangkut kendaraan lain dengan cara menaikkannya ke atas bak atau platform pengangkut.

Pada towing jenis flatbed, mobil yang mengalami kerusakan akan dinaikkan seluruhnya ke atas platform. Setelah posisi kendaraan aman, mobil towing membawanya ke lokasi tujuan, misalnya bengkel, rumah, atau tempat penyimpanan kendaraan.

Towing sering digunakan ketika kendaraan tidak bisa dikendarai sendiri. Misalnya karena mengalami kerusakan mesin, kecelakaan, ban bermasalah, atau kondisi lain yang membuat kendaraan tidak aman untuk berjalan.

Karena seluruh kendaraan dapat berada di atas platform, metode ini juga dapat mengurangi kontak langsung antara roda kendaraan dengan permukaan jalan.

Apa Itu Mobil Derek?

Mobil derek adalah kendaraan yang digunakan untuk menarik atau mengangkat sebagian kendaraan lain agar dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Pada metode derek tertentu, roda depan atau roda belakang kendaraan yang diderek masih berada di jalan. Kendaraan kemudian ditarik menggunakan peralatan seperti towing arm, sling, atau perangkat pengangkat lainnya.

Mobil derek banyak digunakan untuk menangani kendaraan yang mogok atau harus dipindahkan dari lokasi tertentu.

Dalam kondisi tertentu, metode derek juga digunakan oleh petugas untuk memindahkan kendaraan yang mengganggu lalu lintas atau berada di lokasi yang tidak semestinya.

Perbedaan Mobil Towing dan Mobil Derek

Perbedaan paling mudah terlihat dari cara kendaraan yang bermasalah dipindahkan.

PerbedaanMobil TowingMobil Derek
Cara memindahkanKendaraan diangkut di atas platformKendaraan ditarik atau sebagian diangkat
Posisi kendaraanUmumnya seluruh kendaraan berada di atas bak/platformSebagian roda dapat tetap menyentuh jalan
Kontak roda dengan jalanDapat tidak adaUmumnya masih ada pada metode derek tertentu
Cocok untukKendaraan mogok, rusak berat, kecelakaanKendaraan yang masih memungkinkan untuk ditarik
Risiko kerusakan tambahanRelatif lebih kecil jika proses pengangkutan dilakukan dengan benarPerlu memperhatikan kondisi roda, transmisi, dan sistem kemudi
Proses pemindahanKendaraan dinaikkan ke platformKendaraan ditarik atau diangkat sebagian

Perlu diperhatikan bahwa istilah dan bentuk peralatan dapat berbeda antara satu penyedia layanan dengan penyedia lainnya. Karena itu, sebaiknya tanyakan jenis kendaraan dan metode yang digunakan sebelum memesan.

1. Cara Mengangkut Kendaraan

Perbedaan mobil towing dan mobil derek yang paling jelas adalah cara kendaraan dipindahkan.

Pada mobil towing, kendaraan biasanya dinaikkan ke atas platform menggunakan sistem hidrolik, ramp, atau winch. Setelah berada di atas platform, kendaraan diamankan menggunakan peralatan pengikat sebelum dibawa ke lokasi tujuan.

Sedangkan pada mobil derek, kendaraan dapat ditarik menggunakan perangkat derek. Tergantung jenis alat yang digunakan, sebagian roda kendaraan bisa tetap berada di permukaan jalan.

Perbedaan metode ini menjadi penting karena kondisi kendaraan tidak selalu sama.

2. Kendaraan yang Bisa Ditangani

Mobil towing umumnya lebih fleksibel untuk kendaraan yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat bergerak secara normal.

Misalnya:

  1. Mobil mengalami kerusakan mesin.
  2. Mobil tidak bisa menyalakan mesin.
  3. Mobil mengalami kecelakaan.
  4. Mobil mengalami kerusakan pada roda.
  5. Mobil perlu dipindahkan tanpa dikendarai.
  6. Mobil harus dibawa ke bengkel dalam kondisi tidak dapat berjalan.

Sementara itu, metode derek tertentu lebih cocok ketika kendaraan masih memungkinkan untuk ditarik dengan aman.

Karena itu, sebelum menggunakan layanan derek, penting untuk menjelaskan kondisi kendaraan kepada penyedia jasa.

3. Kondisi Roda dan Transmisi

Kondisi roda dan sistem penggerak juga perlu diperhatikan.

Jika kendaraan mengalami kerusakan pada roda, sistem kemudi, atau komponen penggerak, menarik kendaraan dengan metode tertentu mungkin tidak ideal.

Pada mobil towing dengan platform, seluruh kendaraan dapat ditempatkan di atas bak sehingga roda kendaraan tidak perlu berputar selama perjalanan.

Untuk kendaraan dengan transmisi tertentu, khususnya kendaraan yang mengalami masalah pada sistem penggerak, metode pengangkutan juga perlu disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.

Jadi, jangan hanya memilih berdasarkan harga. Informasikan kondisi mobil kepada operator agar metode pengangkutan dapat ditentukan dengan tepat.

4. Tingkat Keamanan Saat Pengangkutan

Dalam kondisi tertentu, towing menggunakan platform dapat menjadi pilihan karena kendaraan tidak perlu berjalan dengan rodanya sendiri selama proses pemindahan.

Namun, bukan berarti mobil towing selalu bebas risiko. Kendaraan tetap harus diposisikan dan diikat dengan benar sebelum perjalanan.

Begitu juga dengan mobil derek. Keselamatan sangat bergantung pada peralatan yang digunakan, cara pemasangan, kondisi kendaraan, serta keterampilan operator.

Yang penting adalah metode pengangkutan sesuai dengan kondisi kendaraan.

5. Penggunaan Saat Mobil Kecelakaan

Mobil yang mengalami kecelakaan sering kali memiliki kondisi yang berbeda dengan mobil mogok biasa.

Misalnya, bagian roda mengalami kerusakan, bodi kendaraan rusak, atau sistem kemudi tidak lagi berfungsi dengan baik.

Dalam situasi seperti ini, kendaraan mungkin lebih sesuai diangkut menggunakan mobil towing, terutama apabila kendaraan dapat ditempatkan di atas platform dengan aman.

Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi kendaraan dan peralatan yang tersedia.

6. Mobil Towing untuk Pengiriman Kendaraan

Mobil towing tidak hanya digunakan untuk mobil mogok.

Layanan towing juga dapat digunakan untuk memindahkan kendaraan dari satu lokasi ke lokasi lain.

Contohnya:

  1. Pengiriman mobil dari rumah ke bengkel.
  2. Pemindahan mobil antarkota.
  3. Pengambilan mobil dari lokasi pembelian.
  4. Pengiriman kendaraan yang tidak memiliki dokumen atau kondisi untuk dikendarai di jalan.
  5. Pemindahan kendaraan koleksi.
  6. Evakuasi kendaraan setelah kecelakaan.

Karena kendaraan diangkut di atas platform, pemilik tidak perlu mengendarai kendaraan tersebut sepanjang perjalanan.

7. Mobil Derek untuk Evakuasi Kendaraan

Mobil derek juga memiliki fungsi penting dalam evakuasi kendaraan.

Misalnya terdapat kendaraan mogok di lokasi yang sulit atau mengganggu arus lalu lintas. Kendaraan tersebut dapat dipindahkan menggunakan peralatan derek yang sesuai.

Dalam penggunaan layanan derek, operator perlu mengetahui kondisi kendaraan terlebih dahulu. Informasi seperti jenis mobil, posisi kendaraan, kondisi roda, transmisi, dan lokasi kendaraan dapat membantu menentukan peralatan yang dibutuhkan.

Mana yang Digunakan untuk Mobil Mogok?

Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang mengalami masalah di perjalanan.

Jawabannya tidak selalu sama karena mobil mogok memiliki kondisi yang berbeda-beda.

Jika mobil hanya mengalami masalah mesin tetapi roda dan sistem kemudi masih dalam kondisi baik, beberapa metode derek mungkin dapat digunakan.

Namun, jika mobil mengalami kerusakan pada roda, sistem kemudi, atau bagian lain yang membuat kendaraan tidak aman untuk ditarik, pengangkutan menggunakan platform towing dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Karena itu, saat menghubungi jasa towing atau derek, jangan hanya mengatakan "mobil mogok". Jelaskan kondisi kendaraan secara lengkap.

Contohnya:

"Mobil tidak bisa hidup, posisi di bahu jalan, roda depan normal, transmisi otomatis, dan mobil masih bisa dipindahkan sedikit."

Informasi seperti ini membantu operator menentukan jenis kendaraan dan peralatan yang diperlukan.

Apakah Mobil Towing dan Mobil Derek Sama?

Secara fungsi, keduanya sama-sama dapat digunakan untuk memindahkan kendaraan, tetapi metode pengangkutannya bisa berbeda.

Dalam percakapan sehari-hari, istilah towing dan derek bahkan sering digunakan secara bergantian. Penyedia jasa juga dapat menggunakan istilah "towing" untuk layanan pengangkutan kendaraan secara umum.

Karena itu, jangan hanya melihat nama layanan.

Hal yang lebih penting adalah mengetahui jenis armada dan metode pengangkutan yang akan digunakan.

Jika penyedia jasa mengatakan menggunakan towing, tanyakan apakah kendaraan akan dinaikkan seluruhnya ke atas platform atau hanya ditarik.

Cara Memilih Layanan Towing atau Derek

Sebelum memesan, kamu bisa memberikan beberapa informasi kepada penyedia layanan.

1. Jelaskan jenis kendaraan

Sebutkan apakah kendaraan yang akan dipindahkan adalah mobil kecil, SUV, MPV, sedan, kendaraan listrik, atau jenis lainnya.

2. Jelaskan masalah kendaraan

Beritahu apakah mobil:

  1. Mesin tidak menyala.
  2. Ban pecah.
  3. Roda terkunci.
  4. Mengalami kecelakaan.
  5. Tidak bisa bergerak.
  6. Mengalami masalah transmisi.
  7. Mengalami kerusakan pada sistem kemudi.

3. Berikan lokasi dengan jelas

Sampaikan lokasi kendaraan, termasuk nama jalan, arah perjalanan, nomor gerbang tol jika berada di jalan tol, atau patokan terdekat.

Informasi lokasi yang jelas membantu operator memperkirakan akses dan jenis armada yang dibutuhkan.

4. Tanyakan metode pengangkutan

Jangan ragu bertanya:

"Mobilnya nanti diangkut naik ke atas towing atau ditarik?"

Pertanyaan sederhana ini bisa membantu kamu memahami layanan yang akan diberikan.

5. Tanyakan biaya sebelum kendaraan diangkut

Harga layanan dapat dipengaruhi oleh jarak, lokasi, jenis kendaraan, kondisi kendaraan, serta tingkat kesulitan proses evakuasi.

Sebaiknya tanyakan estimasi biaya sebelum menyetujui layanan untuk menghindari kesalahpahaman.

Jadi, Apa Perbedaan Utamanya?

Jika dibuat sederhana, perbedaan mobil towing dan mobil derek terletak pada cara kendaraan dipindahkan.

Mobil towing, khususnya jenis flatbed, mengangkut kendaraan di atas platform sehingga seluruh kendaraan dapat berada di atas bak. Sementara mobil derek menarik atau mengangkat sebagian kendaraan menggunakan perangkat derek, sehingga pada metode tertentu masih ada roda kendaraan yang bersentuhan dengan jalan.

Pilihan antara towing dan derek sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kendaraan. Mobil yang mengalami kerusakan pada roda, sistem kemudi, atau bagian penggerak membutuhkan perhatian lebih dalam menentukan metode evakuasi.

Kalau kamu sedang mencari layanan towing, pastikan penyedia jasa menjelaskan jenis armada, metode pengangkutan, estimasi biaya, serta cakupan wilayah sebelum kendaraan dipindahkan.

Redaksi TowingID

Ditulis & diverifikasi oleh tim editorial direktori towing dan derek mobil 24 jam Indonesia.

Warta & Panduan Terkait

Beranda Kota Layanan Blog
Mitra